Kasus Teror Paket Bom: Tersangka Pelaku Adalah Pendukung Trump

Nathania Riris Michico
Cesar Sayoc, tersangka paket teror bom yang ditujukan ke Obama dan Clinton. (Foto: istimewa)

Dia mengatakan siapa pun yang pernah mengritik Trump perlu waspada dan mengambil tindakan kewaspadaan ekstra.

Rangkaian peringatan tentang kiriman bom bermula pada Senin (22/10/2018), saat perangkat mencurigakan ditemukan di kotak pos pengusaha dan filantropi George Soros, seorang donor utama Partai Demokrat.

Menurut FBI, sudah 13 paket bom dikirim kepada 11 orang, yaitu pengusaha dan filantropi George Soros, Mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, Mantan Presiden AS Barack Obama, Mantan Wakil Presiden AS Joe Biden (dua paket), Mantan Direktur CIA John Brennan (terkait CNN), Mantan Jaksa Agung AS Eric Holder, anggota kongres Maxine Waters (dua paket), aktor Robert De Niro, senator Demokrat Cory Booker, mantan direktur inteljen nasional, James Clapper, senator Demokrat Kamala Harris, serta paket terakhir yang dikirimkan kepada Tom Steyer, seorang miliarder donor Partai Demokrat.

Sejauh ini tak ada perangkat yang benar-benar meledak.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Prabowo Diundang Rapat Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS, bakal Hadir?

Internasional
3 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
3 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
3 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal