Kasus Langka, Janin Berusia 9 Bulan Meninggal akibat Covid-19

Djairan
Janin berusia 9 bulan di Israel meninggal akibat positif Covid-19 (Foto: AFP)

“Janin yang terinfeksi melalui plasenta berisiko meninggal akibat virus corona, dengan tingkat kepastian yang tinggi,” kata Tal Brosh, kepala departemen penyakit menular rumah sakit tersebut, dikutip dari Mirror, Senin (1/3/2021).

Direktur bangsal bersalin rumah sakit yang sama, Yossi Tobin, menambahkan, janin bisa terinfeksi dari sang ibu yang positif Covid-19 dan kemungkinan besar menyebabkan kematian.

“Ini adalah infeksi yang menghambat pertumbuhan pada janin. Ini kejadian langka, karena bayi biasanya tertular virus corona setelah lahir akibat kontak dengan ibunya. Namun, kemungkinan bayi itu sudah positif Covid di dalam rahim sangat tinggi,” kata Tobin.

Kementerian Kesehatan Israel menyarankan ibu hamil untuk disuntik vaksin Covid-19 setelah temuan kasus ini. Namun, negara lain, seperti Inggris, menyarankan ibu hamil menunggu setelah melahirkan kecuali jika berisiko tinggi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal