Kasus Kematian akibat Covid di Shanghai Bertambah Lagi, Pakar Sarankan China Pakai Vaksin mRNA

Anton Suhartono
Kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai terus bertambah (Foto: Reuters)

Jumlah kasus di luar area karantina mencapai 218 orang pada hari Jumat, turun dari 250 pada hari sebelumnya.

Lockdown penuh diterapkan di Shanghai sejak awal April, meski banyak penduduk yang dikurung di rumah jauh lebih lama. Meski pembatasan ini sudah berlangsung lebih dari 30 hari, kasus virus corona tak menunjukkan perbaikan.

Jaya Dantas, pakar kesehatan masyarakat Curtin School of Population Health Australia yang memantau wabah di Shanghai mengatakan sudah saatnya China menjalankan suntikan booster menggunakan vaksin mRNA. Sejauh ini China belum menggunakan vaksin Covid-19 mRNA seperti Pfizer dan Moderna.

“Salah satu strategi yang perlu segera diimplementasikan adalah meningkatkan tingkat dosis vaksinasi booster untuk orang tua dan kelompok rentan lainnya serta menentukan apakah vaksin mRNA dapat digunakan,” kata Dantas.

"Ini adalah jumlah waktu yang signifikan dan memiliki dampak kesehatan mental, orang kelelahan dan frustrasi," ujarnya, menambahkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal