Kasus Kebocoran Data Intelijen Terbesar AS, Mantan Pejabat CIA Dihukum 40 Tahun Bui

Anton Suhartono
Mantan pejabat CIA Joshua Adam Schulte divonis hukuman penjara 40 tahun terkait kasus pembocoran data terbesar dalam sejarah AS (Foto: Reuters)

Jaksa menjelaskan materi yang dibocorkan oleh Schulte berdampak signifikan serta merugikan CIA dalam pengumpulan informasi intelijen. Tindakan Schulte mengancam keselamatan para agen lain, misik, serta dokumen CIA, yang mengakibatkan kerugian jutaan dolar AS bagi organisasi tersebut.

“Tuan Schulte sangat merugikan keamanan nasional AS dan secara langsung mempertaruhkan nyawa personel CIA. Dia tetap membela diri bahkan setelah penangkapannya,” kata Asisten Jaksa Agung, Matthew G Olsen.

Seorang mantan Wakil Direktur Inovasi Digital CIA menyebut kejahatan Schulte sebagai Digital Pearl Harbor merujuk pada serangan militer Jepang pada 1941 yang menghancurkan pangkalan Angkatan Laut dan armada perang AS di Hawaii.

Schulte dinyatakan bersalah pada tiga persidangan terpisah, yakni 2020, 2022, dan 2023, atas tuduhan mengumpulkan dan mengirimkan informasi pertahanan nasional secara ilegal, membuat pernyataan palsu, serta menerima dan menyebarkan konten pornografi anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal