Kasus HIV/AIDS Melonjak di Filipina, Presiden Didesak Berlakukan Darurat Kesehatan

Anton Suhartono
Otoritas kesehatan Filipina memperingatkan darurat kesehatan masyarakat terkait lonjakan kasus infeksi HIV-AIDS (Foto: AP)

Kementerian Kesehatan juga mengungkap, 95 persen kasus baru melibatkan pria. Dari jumlah tersebut 33 persen di antaranya berusia 15-24 tahun dan 47 persen berusia 25-34 tahun.

Sayangnya, pemerintah Filipina tidak menjelaskan penyebab lonjakan kasus HIV-AIDS yang menurutnya telah menghambat upaya pemerintah mencapai target global yang ditetapkan oleh PBB yakni mengakhiri epidemi AIDS pada 2030.

Namun hubungan seksual tetap menjadi cara penularan paling dominan. Sebagain besar kasus yang tercatat sejak 2007 disebabkan hubungan seksual sesama jenis pria dengan pria.

Kasus HIV-AIDS meningkat di Filipina sejak 2021. Seekitar 252.800 orang diperkirakan hidup dengan HIV di Fililpina hingga akhir tahun ini.

Berdasarkan hukum Filipina, Presiden Ferdinand Marcos Jr dapat mendeklarasikan keadaan darurat kesehatan jika epidemi tersebut menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional. Pemerintah terakhir kali menetapkan darurat kesehatan terkait pandemi Covid-19 pada 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Presiden Marcos Jr Minta Seluruh Bos BUMN Filipina Mundur, Ada Apa?

3 tahun lalu

7.614 Orang Terpapar HIV/AIDS di Jayapura, Sebagian Besar Penderita Usia Produktif

4 tahun lalu

Fakta-fakta HIV-AIDS: Cara Penularan, Tanda, Pengobatan dan Jumlah Penderitanya

2 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal