Kapsul Bawa Batuan dari Asteroid Tiba, Ilmuwan Jepang Mulai Ungkap Asal Usul Kehidupan di Bumi

Anton Suhartono
Warga Jepang menyaksikan melalui video saat kapsul yang dibawa pesawat luar angkasa Hayabusa2 memasuki atmoster Bumi (Foto: Reuters)

Hayabusa2 diluncurkan pada 2014 dari pusat antariksa Tanegashima, Jepang, melakukan perjalanan selama 4 tahun ke asteroid Ryugu untuk mengumpulkan sampel lalu pulang pada November 2019.

Warga Jepang sangat antusias menyambut kedatangan kapsul tersebut, mereka berkumpul di sebuah lokasi dekat Ibu Kota Tokyo. Seorang perempuan tampak menangis haru. Mereka mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain sebagai tindakan pencegahan virus corona.

Para ilmuwan mengatakan, sampel itu mungkin mengandung bahan organik yang bisa berkontribusi mengungkap kehidupan di Bumi.

"Apa yang sebenarnya kami lakukan di sini adalah mencoba mengambil sampel batuan murni yang belum tersinari matahari," kata ahli astrofisika, Lisa Harvey Smith, kepada stasiun televisi Australia ABC.

Gas yang terperangkap dalam sampel batuan, lanjut dia, dapat mengungkap kondisi sekitar 4,6 miliar tahun lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!

57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Prabowo Terima Menhan Jepang di Kertanegara, Bahas Kerja Sama hingga Keamanan Maritim

57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal