Kapal Tanker Raksasa Diserang di Selat Hormuz, Qatar Panggil Diplomat Iran

Anton Suhartono
Qatar memanggil Wakil Duta Besar Iran dan menyerahkan nota protes resmi atas serangan terhadap kapal tanker raksasanya di Selat Hormuz (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Ketegangan di Selat Hormuz kembali memanas setelah kapal tanker gas alam cair (LNG) raksasa Qatar, Al Rekayyat, diserang drone Iran. Menyusul insiden tersebut, Qatar memanggil Wakil Duta Besar Iran dan menyerahkan nota protes resmi atas serangan terhadap kapal tanker itu.

Pemerintah Qatar menyalahkan Iran atas serangan terhadap sejumlah kapal tanker yang terjadi pada Senin dan Selasa. Salah satu targetnya adalah Al Rekayyat, yang dilaporkan dihantam drone hingga memicu kebakaran di ruang mesin. Meski demikian, seluruh kru kapal dilaporkan selamat.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran membantah tuduhan tersebut. Teheran menyebut tudingan Qatar membingungkan dan menegaskan tetap berkomitmen terhadap pengaturan pelayaran di Selat Hormuz. Menurut Iran, sejumlah kapal komersial justru kerap melanggar aturan dengan menggunakan rute yang tidak dikoordinasikan dengan otoritas Iran.

Serangan terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz memicu respons militer dari Amerika Serikat (AS). Pada Selasa (7/7/2026) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB, militer AS melancarkan gelombang serangan baru ke sejumlah target di Iran.

Operasi tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan Iran terhadap tiga kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz sehari sebelumnya. Serangan AS berlangsung ketika Iran sedang menggelar prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang memasuki tahap akhir sebelum penguburan pada Kamis (9/7/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Batalkan Gencatan Senjata, Ini Tanggapan Keras Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal