Kapal Perusak AS Berlayar di Kepulauan Spratly yang Diklaim China di LCS, Apa Tujuannya?

Ahmad Islamy Jamil
Kapal perusak milik Angkatan Laut AS, USS Russell, berlayar di perairan Kepulauan Spratly, Laut China Selatan, Rabu (17/2/2021). (Foto: Twitter)

Washington DC mengecam upaya Beijing untuk menindas negara-negara tetangganya dengan persaingan dalam kepentingan. Sementara, China pun berulang kali mengecam upaya AS—yang dianggap Beijing—memicu kerusuhan di kawasan dan mencampuri urusan dalam negeri China.

Kapal AS melewati Kepulauan Spratly hari ini, menyusul latihan bersama oleh dua kelompok kapal induk AS di Laut China Selatan dan kapal perang lain yang berlayar di dekat Kepulauan Paracel yang dikendalikan China awal bulan ini.

Tindakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden tidak akan mengurangi operasi militernya untuk menantang klaim Beijing, setelah eskalasi yang sama juga terlihat selama pemerintahan mantan Presiden Donald Trump.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
42 menit lalu

Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS

11 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

16 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

18 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal