Insiden terbaru ini menambah jumlah pengungsi dan migran yang tewas atau hilang di Mediterania Tengah pada 2026 menjadi sedikitnya 484 orang.
"Data IOM menunjukkan pada Januari saja, sedikitnya 375 migran dilaporkan tewas atau hilang akibat sejumlah kecelakaan kapal yang tidak terdeteksi di Mediterania Tengah di tengah cuaca ekstrem. Jumlah korban sebenarnya diyakini jauh lebih besar dan banyak yang tidak tercatat," tulis IOM.
Menurut IOM, insiden berulang ini menunjukkan besarnya risiko dan ancaman mematikan yang dihadapi para migran dan pengungsi dengan menempuh jalur laut berbahaya tersebut.