China berulang kali mengeluhkan kapal-kapal Angkatan Laut AS mendekati pulau-pulau di Laut China Selatan yang diduduki. Negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Indonesia juga bersengketa dengan China.
Kapal-kapal induk AS memasuki Laut China Selatan juga pada saat yang sama ketika Taiwan melaporkan 12 pesawat tempur China memasuki Zona Identifikasi Pertahanan Udaranya. Tak lama setelah itu, AS mendesak China untuk menghentikan tekanan terhadap Taiwan. Bukan hanya itu AS menjanjikan dukungan pertahanan kepada Taiwan agar bisa melindungi wilayahnya.
Zhao menegaskan sikap China bahwa Taiwan merupakan bagian dari negaranya dan AS harus mematuhi prinsip "satu China".
Sementara itu Presiden Taiwan Tsai Ing Wen mengunjungi pangkalan radar di utara pada Senin (25/1/2021) serta memuji kemampuan kesatuan dalam melacak pergerakan pasukan China.
"Dari tahun lalu hingga sekarang, stasiun radar kami telah mendeteksi hampir 2.000 pesawat dan lebih dari 400 kapal komunis, memungkinkan kami untuk cepat memantau dan mengusir mereka dan sepenuhnya menjaga laut dan wilayah udara," kata Tsai.
Kementerian Pertahanan Taiwan juga melacak satu armada militer China yang memasuki zona pertahanannya, yakni pesawat anti-kapal selam Y-8.