“Kami berangkat dari sini, menuju Gaza, dalam beberapa tahap, mungkin kadang-kadang harus berhenti sebentar untuk menunggu cuaca membaik,” ujarnya.
Dia menegaskan konvoi melakukan pelayaran secara fleksibel. Persyaratan keselamatan dan teknis akan menentukan pergerakan di laut.
Global Sumud Flotilla dibentuk untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza, mengirim bantuan kemanusiaan, serta menarik perhatian internasional terhadap situasi di wilayah tersebut.
Misi ini berangkat dari Barcelona dengan sekitar 70 kapal dan hampir 1.000 peserta dari 70 negara, jauh lebih besar daripada misi sebelumnya pada September 2025, yang mencakup 42 kapal dan 462 peserta.