Kapal Dinaiki Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Diserang Meriam Air oleh Armada China

Anton Suhartono
Filipina memprotes keras China setelah dua kapal logistiknya diserang meriam air oleh kapal-kapal milisi dan Penjaga Pantai (Foto: Penjaga Pantai Filipina)

MANILA, iNews.id - Filipina mengajukan protes keras terhadap China setelah dua kapal logistiknya diserang menggunakan water cannon atau meriam air oleh kapal-kapal milisi dan Penjaga Pantai. Peristiwa itu berlangsung pada akhir pekan lalu di perairan sengketa kedua negara di Laut China Selatan.

Kapal-kapal logistik tersebut hendak mengantar kebutuhan kepada tentara Filipina yang bertugas menjaga wilayah perairan terluar. Akibat serangan meriam air, salah satu kapal mengalami kerusakan parah pada mesin. Kapal logistik lainnya juga ditabrak dengan sengaja.

Parahnya lagi, salah satu kapal yang diserang dengan meriam air dan ditabrak dinaiki oleh Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Romeo Brawner.

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Filipina Jonathan Malaya mengatakan, aksi armada China terhadap kapal-kapalnya sebagai eskalasi serius.

“Ini adalah eskalasi serius yang dilakukan para agen Republik Rakyat China,” kata Malaya, dikutip dari Reuters, Senin (11/12/2023).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr Lolos dari Pemakzulan

Nasional
23 jam lalu

Purbaya Sentil Kebijakan Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago tapi Tak Diberi Kesempatan

Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Nasional
3 hari lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal