Kantor Berita Prancis Pecat Jurnalis Palestina di Tepi Barat, Diduga Dapat Tekanan dari Israel

Ahmad Islamy Jamil
Wartawan senior Palestina, Nasser Abu Baker. (Foto: al-Quds Open University)

YERUSALEM, iNews.id – Kantor berita Prancis, Agence France Presse (AFP), memecat koresponden Palestina di Tepi Barat, Nasser Abu Baker. Pemecatan lelaki itu diduga karena adanya tekanan Israel terhadap media asal Eropa tersebut.

Perhimpunan Jurnalis Palestina (PJS) mengutuk pemecatan Abu Baker. Mereka menilai AFP telah berbuat sewenang-wenang terhadap seorang wartawan yang punya pengalaman jurnalistik 20 tahun itu.

“Keputusan (pemecatan) ini muncul setelah upaya penghasutan berulang kali terhadap Abu Baker atas sikap dan aktivitasnya sebagai kepala perhimpunan (PJS). Hal ini terutama karena keterlibatannya dalam masalah upaya membawa para pemimpin pendudukan (Israel) ke pengadilan internasional atas kejahatan mereka terhadap rekannya sesama jurnalis Palestina,” ungkap PJS, dikutip Middle East Monitor, Selasa (1/5/2021).

Organisasi wartawan itu menggambarkan pemecatan Abu Baker sebagai tindakan memalukan yang dilakukan AFP. Mereka pun meminta Otoritas Palestina untuk mencabut akreditasi kantor berita internasional itu sesegera mungkin.

PJS juga meminta semua badan resmi dan lembaga media untuk tidak berurusan dengan kantor AFP di Tepi Barat yang diduduki Israel. Perhimpunan jurnalis itu juga mendesak institusi media mempertimbangkan untuk memasukkan pemecatan itu ke dalam daftar kejahatan Israel terhadap wartawan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal