Kanada Akhirnya Kembalikan Turbin Gas Rusia, Ukraina Kecewa

Ahmad Islamy Jamil
Pengembalian turbin gas Rusia untuk pipa Nord Stream-1 oleh Kanada, diharapkan dapat mengatasi krisis Energi di Eropa. (Foto: Reuters)

Ottawa dan Berlin kemudian mengadakan negosiasi untuk memecahkan masalah ini. Sebab, tanpa pasokan gas Rusia lewat pipa Nord Stream-1, Jerman bakal terancam kekurangan energi untuk menghangatkan rakyatnya di kala musim dingin. Bahkan, beberapa wilayah di negara Eropa itu juga berpotensi menghadapi situasi darurat karena kelangkaan gas.

Selama proses negosiasi berlangsung, Kanada mendapat perlawanan sengit dari Pemerintah Ukraina. Kiev terus menekan Ottawa agar tidak mengirim turbin itu kembali ke Gazprom, karena akan melanggar sanksi Barat.

Minggu lalu, Menteri Sumber Daya Alam Kanada Jonathan Wilkinson akhirnya mengumumkan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk mengembalikan turbin Nord Stream-1 ke Jerman. Dia berdalih, langkah itu demi membantu Eropa memperoleh akses ke energi yang “andal dan terjangkau”.

Sementara surat kabar Jerman, Bild, pada Senin (18/7/2022) ini melaporkan bahwa Berlin curiga Moskow tak punya niat untuk sepenuhnya melanjutkan lagi pasokan gas melalui pipa Nord Stream-1, setelah semua perbaikan peralatannya rampung.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
7 jam lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

16 jam lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

18 jam lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

21 jam lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal