Kamp Pengungsi Gaza Dibom Israel Tewaskan Ratusan Orang, AS Menolak Disalahkan

Anton Suhartono
Kamp pengungsi Jabalia dibombardir Israel menewaskan lebih dari 100 orang (Foto: Reuters)

Kirby lalu ditanya lagi soal tanggung jawab AS dalam penargetan warga sipil dalam serangan Israel karena menggunakan senjata atau amunisi buatan Negeri Paman Sam.

“Kami tidak membuat keputusan soal penargetan. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang membuat keputusan," ujarnya.

Para ahli PBB pada Kamis kemarin mengatakan, serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabaliya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional serta kejahatan perang.

“Serangan udara Israel terhadap kompleks perumahan di kamp pengungsi Jabaliya adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan kejahatan perang,” kata sekelompok ahli, terdiri atas tujuh pelapor khusus PBB itu.

Mereka menegaskan, serangan terhadap kamp yang menampung warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, merupakan pelanggaran total terhadap aturan proporsionalitas dan perbedaan antara pasukan militer dan warga sipil.

Korban tewas serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober lalu telah menewaskan lebih dari 9.000 orang hingga Kamis kemarin. Sebagian besar dari korban tewas adalah anak-anak dan perempuan dewasa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral! Pesawat Boeing 777-200 Qatar Airways Terbang Sangat Rendah, ternyata...

57 tahun lalu

Iran Bersumpah Bikin Pangkalan Militer AS di Timur Tengah seperti Neraka

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak Tak Ingin Iran Bangkit dari Puing-Puing Kehancuran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal