Pada 16 Juli, Israel menyerang markas Kementerian Pertahanan Suriah dan lokasi di dekat istana presiden di Damaskus, yang secara dramatis meningkatkan front militer lain di kawasan tersebut.
Selama setahun terakhir, Israel melancarkan setidaknya 48 serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman. Negara ini termasuk yang terjauh dari Iran, sekitar 1.200 km.
Pada 28 Agustus 2025, serangan udara Israel menargetkan lokasi pertemuan pemerintah Houthi di Ibu Kota Sanaa, menewaskan Perdana Menteri Houthi Ahmed Al Rahawi dan beberapa pejabat senior lainnya.
Israel juga menargetkan infrastruktur yang dikendalikan Houthi di Yaman, termasuk bandara internasional Sanaa, pelabuhan Hodeidah, dan beberapa pembangkit listrik.
Pada 6 Mei 2025, Amerika Serikat dan Houthi menyepakati gencatan senjata. Namun, ini tidak berlaku dengan Israel yang tetap menjadi target serangan kelompok tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza.