Kaleidoskop 2021: Hubungan AS-China Kembali Tegang Dipicu Asal Usul Covid-19

Umaya Khusniah
Asal usul Covid-19 menjadi bahan perdebatan sengit, terutama antara China dan AS. (Foto: ist)

Jerman, Italia, dan Prancis pada Jumat juga bergabung dengan Inggris dalam memberlakukan larangan sebagian besar perjalanan dari Afrika Selatan. Di Asia Tenggara, Singapura dan Malaysia juga mengambil langkah serupa saat itu.

WHO telah mendesak negara-negara untuk meningkatkan kapasitas perawatan kesehatan dan memvaksinasi warga untuk memerangi lonjakan kasus Covid-19 yang didorong oleh varian omicron. 

Covid varian omicron 4,2 kali lebih mudah menular pada tahap awal daripada varian delta. Temuan itu diperoleh lewat studi yang dilakukan seorang ilmuwan Jepang. 

Berbeda dengan hasil penelitian Universitas Hong Kong yang dipimpin Michael Chan Chi Wai, Covid-19 Omicron menular sekitar 70 kali lebih cepat daripada Delta atau virus corona reguler yang pertama kali ditemukan di China. Namun tingkat keparahan penyakit yang diderita masih jauh lebih rendah.

Studi menunjukkan, Omicron memang cepat melompat lebih cepat dari satu orang ke orang lain namun tidak merusak jaringan paru-paru jika dibandingkan dengan varian-varian terdahulu, termasuk Delta.

Hasil studi Universitas Hong Kong ini masih dalam peninjauan rekan sejawat untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah.

Sementara itu, produsen vaksin Pfizer dan BioNTech menyatakan bahwa pemberian dosis booster (penguat) vaksin corona buatan mereka dapat memperkuat perlindungan terhadap strain virus tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
14 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
15 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Internasional
16 jam lalu

Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi

Internasional
17 jam lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Capai Kesepakatan atau Kami Lakukan Sesuatu Sangat Keras!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal