Kaledonia Baru Masih Mencekam Pasca-Rusuh, Prancis Kerahkan 2.700 Polisi

Anton Suhartono
Kaledonia Baru masih mencekam pasca-kerusuhan beberapa hari lalu yang menewaskan sedikitnya 4 orang (Foto: Lilou Garrido Navarro Kherachi via Reuters)

PARIS, iNews.id - Kaledonia Baru masih mencekam pasca-kerusuhan sejak beberapa hari lalu yang menewaskan sedikitnya empat orang. Wilayah di Pasifik yang berada di bawah kendali Prancis itu mengalami krisis politik sejak lama dan mencapai puncaknya pekan ini.

Prancis mengerahkan total 2.700 personel polisi yang akan tiba pada Jumat (17/5/2024) untuk memegang kendali penuh Ibu Kota Noumea. Jumlah itu merupakan penambahan dari sebelumnya 1.700 personel.

Komisaris Tinggi Prancis Louis Le Franc mengatakan kerusuhan dimulai pada Senin yang memicu penangkapan ratusan orang. Namun situasi pada Kamis malam sudah relatif tenang. Meski demikian masih terjadi kerusuhan di beberapa titik Kota Noumea.

Tim dikerahkan untuk memasok bantuan makanan dan obat-obatan kepada warga Kaledonia Baru. Selain itu ada pula tim yang bertugas membersihkan ranjau serta membersihkan barikade jalan yang dipasang para aktivis.

“Bala bantuan secara besar-besaran akan tiba, segera dikerahkan untuk mengendalikan wilayah yang lepas dari kendali kami dalam beberapa hari terakhir,” kata Le Franc, dikutip dari Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal