Kalah dari Azerbaijan, PM Armenia Kini Diteriaki Rakyat 'Nikol Si Pengkhianat'

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan. (Foto: AFP)

Para pengunjuk rasa meneriakkan “Nikol si pengkhianat!” dan “Armenia tanpa Nikol!”. Mereka juga mengibarkan bendera Armenia dan Karabakh.

“Nikol adalah mayat politik. Saya tidak berencana mengikuti mayat itu ke kuburan,” kata salah satu demonstran, Manya Khachatryan (49), kepada AFP.

“Gara-gara dia, tanah air kami, masyarakat kami, telah menerima luka-luka sedemikian rupa sehingga perlu beberapa generasi untuk menyembuhkannya,” katanya.

Pashinyan, yang istri dan putranya berada di garis depan selama konflik di Nagorno-Karabakh, mengatakan bahwa kesepakatan damai adalah satu-satunya pilihan Armenia untuk menjamin kelangsungan hidup Karabakh.

Meskipun daerah kantong etnik Armenia itu kehilangan sebagian besar wilayahnya, masa depannya akan dijamin oleh hampir 2.000 penjaga perdamaian Rusia yang akan dikerahkan untuk mandat lima tahun yang dapat diperbarui.

Pada Rabu (2/12/2020) lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin memuji langkah Pashinyan menyetujui kesepakatan damai dengan Azerbaijan. Menurut Putin, keputusan itu memang dibutuhkan walau “menyakitkan” bagi Armenia.

Pashinyan menegaskan, dia tidak akan mengundurkan diri. Dalam pidato yang disiarkan televisi lokal pada Sabtu kemarin, dia mengatakan bahwa prioritas pemerintahnya adalah mengembalikan tawanan perang Armenia dan jenazah orang-orang yang tewas dalam pertempuran dengan Azerbaijan beberapa waktu lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal