Kaisar Jepang Akihito-Permaisuri Michiko Rayakan 60 Tahun Pernikahan

Nathania Riris Michico
Kaisar Jepang Akihito dan Permaisuri Michiko. (Foto: AFP)

"Saya tidak berpikir kita memiliki kaisar yang jujur dan manusiawi yang berjuang di saat sulit," katanya.

Sebelum naik takhta, Akihito melanggar tradisi ketika dia menikahi putri konglomerat pada 1959. Permaisuri Michiko menjadi orang biasa yang menikah dengan keluarga kaisar. Pernikahan Akihito dan Michiko menjadi berita nasional penuh sensasi.

Meskipun dilarang berbicara tentang politik, Akihito kerap menyampaikan pemikiran tentang anti-nasionalisme. Saat pesta kebun kekaisaran 2004, dia mengungkapkan kalau dirinya tidak memaksa sekolah untuk mengibarkan bendera Jepang dan siswa menyanyikan lagu nasional.

Tahun lalu, Akihito pernah mengungkapkan pernyataan “penyesalan mendalam” atas tindakan Jepang pada Perang Dunia II. Itu diterjemahkan PM Shinzo Abe yang menekankan konstitusi perdamaian Jepang.

Kemudian dia juga aktif menyembuhkan luka akibat perang dengan menggelar kunjungan ke wilayah bekas perang Pasifik di Okinawa, Jepang, serta Kepulauan Saipan dan Palau di Filipina.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menhan Jepang Beri Suvenir Kapal Perang Mikasa ke Prabowo, Begini Penampakannya

57 tahun lalu

Prabowo Terima Menhan Jepang di Kertanegara, Bahas Kerja Sama hingga Keamanan Maritim

57 tahun lalu

Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh

57 tahun lalu

WNI Tewas Ditusuk Sesama WNI di Jepang, Polisi Ikut Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal