Kabur ke Maladewa, Presiden Sri Lanka Malah Diusir Rakyat dan Disebut Penjahat

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Sri Lanka yang kabur ke luar negeri, Gotabaya Rajapaksa. (Foto: AP)

Polisi antihuru-hara dengan cepat menyambar spanduk dan alat peraga itu, kemudian membubarkan massa. Seorang pria Sri Lanka ditahan gara-gara aksi protes tu.

Di media sosial dan di bagian komentar dari outlet berita, rakyat Maladewa menyatakan kemarahan dan solidaritas mereka kepada para pengunjuk rasa Sri Lanka. Mereka pun menyerukan repatriasi Rajapaksa dan mengutuk keputusan “memalukan” dari otoritas Maladewa untuk memfasilitasi kepergiannya. 

“(Pemerintah Maladewa) menampung Gotabaya Rajapaksa dan membantunya menghindari pertanggungjawaban atas kejahatan perang dan korupsi. Ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat dan aktivis Sri Lanka yang telah mendukung perjuangan demokrasi di Maladewa,” cuit mantan Menteri Luar Negeri Maladewa, Ahmed Shaheed, di Twitter, kemarin. 

Rajapaksa pada akhirnya memang tak jadi berdiam di Maladewa. Dia memilih untuk terbang ke Singapura.

Namun editor surat kabar utama Maladewa, Ismail Naseer, mempertanyakan bantuan yang diberikan Pemerintah Maladewa kepada Rajapaksa untuk kabur ke negara lain.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

57 tahun lalu

Gubernur BI Yakin Indonesia Bisa Lolos dari Ancaman Krisis Moneter

57 tahun lalu

Menteri Energi Sri Lanka Mundur di Tengah Krisis, Dituduh Korupsi Impor Batubara

57 tahun lalu

Ichsanuddin Noorsy Blak-blakan Ekonomi RI Mulai Bergejolak, Ungkap Tanda-Tandanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal