Junta Militer Niger Usir Tentara Prancis, 1.500 Pasukan Akan Mundur Akhir Tahun Ini

Muhammad Fida Ul Haq
Sebanyak 1.500 prajurit di Prancis ditarik dari Niger (Foto: Reuters)

Konvoi militer Prancis pertama yang menarik diri dari Niger sudah tiba di ibu kota Chad yang berdekatan, N'Djamena setelah 10 hari di jalan.

N'Djamena adalah lokasi markas militer Prancis untuk seluruh wilayah Sahel, dengan sekitar 1.000 prajurit di sana.

"Chad hanya negara transit, bukan pengulangan operasi kami dari Niger ke Chad," kata Ozanne.

Dari Chad, prajurit Prancis dapat pergi dengan pesawat bersama peralatan yang paling sensitif mereka. Namun, sebagian besar harus dipindahkan melalui darat dan laut.

"Penarikan diri ini berlangsung dengan terkoordinasi, kami memiliki tujuan yang sama," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

57 tahun lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

57 tahun lalu

Hinaan Rasis terhadap Mbappe Berbuntut Panjang, Prancis Gugat Anggota Parlemen Paraguay

57 tahun lalu

Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal