Jumlah Penderita Virus Korona di Korsel Tembus 1.100 Orang, 11 Meninggal

Anton Suhartono
Kasus virus korona di Korsel sudah menembus 1.100 orang hingga 26 Februari (Foto: AFP)

Kasus ini bermula dari seorang jemaat perempuan 61 tahun yang dinyatakan positif terinfeksi pada Selasa pekan lalu. Dia sempat mengeluh demam sebelumnya namun tak mau menjalani tes virus korona dengan alasan tak pernah berpergian keluar negeri serta berinteraksi dengan orang yang terpapar.

Sebelum dinyakan positif, perempuan itu menghadiri setidaknya empat kali acara gereja serta acara lainnya seperti pernikahan, sehingga menularkan virus ke orang lain.

Hal yang dikhawatirkan adalah penularan ke perempuan tersebut tak diketahui, menyebabkan sulit bagi otoritas melacak kasus sebelumnya.

Presiden Moon Jae In menaikkan status wabah virus korona ke level 'Merah' atau yang tertinggi pada Minggu (23/2/2020) dengan meminta seluruh jajarannya proaktif mencegah penyebaran, termasuk meliburkan sekolah dan membatalkan acara-acara keramaian.

Dia mengatakan, wabah ini telah mencapai momen menentukan dan beberapa hari ke depan akan sangat penting.

Terakhir, Korsel mengumumkan level Merah saat wabah flu babi H1N1 pada 2009.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Menag Tegaskan Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Tak Boleh Terulang

57 tahun lalu

Kronologi WN Korsel Ditemukan Tewas di Tambun Bekasi, Badan Penuh Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal