Jokowi Singgung Rencana Australia Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Anton Suhartono
Joko Widodo dan Malcolm Turnbull (Foto: AFP)

MELBOURNE, iNews.id - Presiden Joko Widodo menegaskan ketidaksetujuannya terkait rencana Australia yang akan memindahkan kantor kedutaan besarnya (kedubes) di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat berbincang dengan mantan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Bali, Senin (29/10/2018).

Turnbull bertemu dengan Jokowi di Bali guna membahas perjanjian perdagangan bilateral kedua negara.

"Presiden Jokowi menyatakan kepada saya, bahwa Indonesia memberikan perhatian serius terhadap rencana pemindahan kedutaan Australia di Israel ke Yerusalem yang semulanya berada di Tel Aviv," kata Turnbull, dikutip dari ABC, Selasa (30/10/2018).

"Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim, kita harus memahami itu," ujarnya lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal