John McCain Tak Ingin Donald Trump Hadir di Pemakamannya

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - John McCain merupakan politikus dan veteran perang yang konsisten dengan garis perjuangan dan idealismenya. Dia tetap mengkritisi kebijakan Presiden Donald Trump meskipun berasal dari partai yang sama, Republik.

Karena sering berseteru, keduanya bahkan tidak pernah untuk sekadar berpura-pura menyukai satu sama lain. Cekcok dipicu karena latar belakang mereka yang berbeda. Latar belakang mereka itulah yang sangat berpengaruh dalam menentukan ide dan kebijakan masing-masing.

Seperti diketahui, McCain lahir dari keluarga tentara dan mengabdikan sebagian besar usianya untuk AS.

Kebijakan Trump yang dikritisi antara lain penunjukan soal imigran serta penunjukan Gina Haspel sebagai direktur CIA pada Mei lalu serta terkait imigran asal Meksiko.

Perseturuan sudah terlihat sejak Trump memutuskan maju dalam seleksi kandidat presiden dari Republik pada Juni 2015. Saat itu, Trump mengatakan bahwa imigran Meksiko merupakan penjahat dan "pemerkosa". McCain pun mencela Trump sebagai orang bermental gila atas penyataannya itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal