Joe Biden Tidak Akan Paksa Warga AS Disuntik Vaksin Covid-19

Arif Budiwinarto
Presiden Amerika Serikat (AS) Terpilih, Joe Biden. (foto: AFP)

Tidak ada paksaan warga AS ikut vaksinasi 

Keduanya telah mengajukan permohonan ke Food Anda Drug Administration untuk mendistribusikan produk mereka di AS paling cepat pada awal tahun depan. 

Berbicara di Wilmington, Delaware, Presiden AS terpilih Joe Biden mengatakan tidak perlu mewajibkan vaksin Covid-19. Namun demikian, Biden menegaskan hal tersebut bukan berarti pemerintahannya mengabaikan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. 

"Saya akan melakukan segala daya sebagai presiden untuk mendorong orang melakukan hal yang benar dan ketika mereka melakukannya, tunjukkan bahwa itu penting," ujarnya dikutip dari BBC, Sabtu (5/12/2020). 

Pusat Penelitian Pew mengatakan sebanyak 60 persen orang Amerika Serikat saat ini siap untuk menerima vaksin Covid-19, naik dari 51 persen yang mengatakan hal sama pada September lalu.

Pada Kamis (3/12/2020), Biden mengatakan dengan senang hati akan menerima suntikan vaksin Covid-19 di depan umum untuk menghilangkan kekhawatiran potensi keamanan vaksin. 

Tiga mantan presiden - Barack Obama, George W Bush dan Bill Clinton - mengatakan mereka juga siap untuk disuntik di depan umum. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal