Joe Biden Teken UU Larang Impor Uranium Rusia untuk PLTN

Anton Suhartono
Joe Biden meneken UU larangan impor uranium untuk pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dari Rusia (Foto: Reuters)

Namun aturan ini tak terlalu mengikat. Departemen Energi masih bisa membuat pengecualian jika terjadi masalah dalam pasokan uraniun dari pihak lain.

Rusia merupakan pemasok uranium yang diperkaya terbesar di dunia. Sekitar 24 persen kebutuhan untuk PLTN AS berasal dari Rusia.

Selain larangan impor, UU tersebut juga membuka kembali pendanaan sekitar 2,7 miliar dolar AS, yang pada UU sebelumnya dilarang, untuk membangun industri bahan bakar uranium AS.

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov mengatakan, keputusan AS itu akan menimbulkan guncangan dalam hubungan ekonomi global. Dia yakin AS tak akan mencapai tujuan yang diinginkan.

“Keseimbangan antara eksportir dan importir produk uranium sedang terganggu,” kata Antonov, melalui pernyataan yang dikeluarkan Kedubes Rusia di Washington DC.

Dia menegaskan, perekonomian Rusia sudah siap menghadapi badai apa pun yang dibuat negara-negara Barat. Rusia, tegas dia, dengan cepat bisa merespons permasalahan yang muncul. Bukan hanya itu, bahkan sanksi-sanksi yang dijatuhkan AS dan sekutunya terhadap Rusia justru berbalik, memberikan keuntungan.

"Kali ini juga akan demikian," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal