Joe Biden Sebut Vladimir Putin Penjahat, Kremlin: Ini Sudah Menista Pribadi Presiden Kami!

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) berjabat tangan dengan Presiden AS Joe Biden (kanan) saat bertemu di Swiss tahun lalu. (Foto: Reuters)

“Mengingat Tuan Biden yang mudah tersinggung, gampang lelah, terkadang pelupa, yang mengarah pada pernyataan agresif, kami tidak akan memberikan penilaian yang tajam agar tidak menyebabkan lebih banyak agresi,” kata Peskov. 

Menurut dia, saat ini belum ada pertimbangan dari Rusia untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat gara-gara ucapan Biden tersebut.

Putin memerintahkan tentaranya untuk menyerang Ukraina pada 24 Februari lalu. Tujuan operasi tersebut untuk “demiliterisasi” dan “denazifikasi” negara tetangganya yang pro-Barat itu, di samping mencegah Kiev bergabung dengan NATO.

Tindakan Putin itu membuat negara-negara Barat (termasuk Amerika Serikat) geram dan menjatuhkan sanksi kepada Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal