Joe Biden: Putin Ingin NATO dan G7 Pecah, tapi Tak Akan Pernah

Anton Suhartono
Joe Biden (Foto: Reuters)

Para kepala negara dan pemerintahan negara anggota G7, yakni AS, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, berkumpul untuk membahas krisis Ukraina serta masalah darurat lainnya selama pertemuan selama 3 hari.

Sebelumnya Presiden Putin mengomentari pertemuan G7 dengan menegaskan gejolak ekonomi di seluruh dunia saat ini tidak ada hubungannya dengan konflik Ukraina.

“Saya ingin tekankan sekali lagi, kenaikan inflasi yang tajam bukan baru terjadi kemarin. Ini merupakan dampak dari beberapa tahun, hasil dari kebijakan ekonomi makro yang tidak bertanggung jawab negara-negara G7 selama bertahun-tahun, emisi yang tidak terkendali, dan akumulasi utang tanpa jaminan,” kata Putin.

Rusia sebenarnya pernah menjadi bagian dari grup itu sampai 2014, sehingga nama blok sebelumnya G8. Namun negara itu didepak dari blok setelah mencaplok Semenanjung Krimea.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Rusia Gempur Ukraina Habis-habisan, Apartemen 9 Lantai Ambruk Tewaskan 24 Orang

Internasional
3 hari lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
4 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Internasional
4 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal