Joe Biden Pecah Rekor, Terima Dana Kampanye Rp5,65 Triliun dalam Sebulan

Ahmad Islamy Jamil
Joe Biden. (Foto: AFP)

Bukan jaminan menang

Mayoritas hasil survei sejauh ini mengunggulkan Biden atas Trump dalam perebutan kursi presiden AS. Ditambah dengan dukungan dana yang kuat, kans politikus Partai Demokrat itu untuk menjadi orang nomor satu di negeri Paman Sam semestinya makin terbuka lebar.

Akan tetapi, fakta di kemudian hari bisa saja berkata lain. Menjadi unggul di survei dan mendapat pendanaan besar saat kampanye bukan jaminan bagi seorang kandidat bisa menjadi presiden AS dengan mudah.

Pilpres AS 2016 sudah membuktikannya. Pada waktu itu, berbagai hasil survei selalu menunggulkan Hillary Clinton atas Donald Trump. Selain itu, dana kampanye yang diperoleh dan dihabiskan Clinton juga jauh lebih besar daripada Trump.

Seperti dicatat Bloomberg, pada Pilpres 2016, Clinton mampu menghimpun dana kampanye dengan total 1,19 miliar dolar AS. Dari jumlah itu, yang terpakai sekitar 1,18 miliar dolar AS.

Sementara, Trump pada pemilu empat tahun lalu hanya memiliki dana kampanye dengan total 646,8 juta dolar AS. Hingga pilpres berakhir dan dinyatakan sebagai pemenang, Trump masih menyisakan dana kampanye sebesar 31,5 juta dolar AS.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

Trump Klaim AS dan Iran Bakal Capai Kesepakatan Hari Ini: Ada Peluang Bagus!

Internasional
2 hari lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
3 hari lalu

Diancam Kembali ke Zaman Batu, Iran: Usia Kami 7.000 Tahun, AS Baru 250 Tahun!

Internasional
4 hari lalu

AS Ancam Hancurkan Iran hingga Kembali ke Zaman Batu, Teheran: Niat Lakukan Kejahatan Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal