Jepang Tangguhkan Penggunaan 1,63 Juta Dosis Vaksin Covid Moderna, Kenapa?

Ahmad Islamy Jamil
Vaksin Covid buatan Moderna Inc. (Foto: ANTARA)

Pihak Moderna menyatakan, kontaminasi terhadap vaksin corona itu bisa jadi disebabkan oleh masalah manufaktur di salah satu jalur produksi di lokasi pabrik yang mereka kontrak di Spanyol. Perusahaan farmasi Spanyol, Rovi, memang bertugas membotolkan atau “mengisi dan menyelesaikan” vaksin Moderna untuk pasar di luar Amerika Serikat. 

Dalam pernyataannya, Rovi mengatakan sedang menyelidiki kemungkinan kontaminasi dosis Moderna dan masalah tersebut tampaknya terbatas hanya pada beberapa batch vaksin yang dikirim ke Jepang.

Akibat kejadian tersebut, saham Rovi pun anjlok 4,6 persen hari ini.

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, pada hari ini mengatakan, rencana vaksinasi di negaranya akan sedikit terpengaruh oleh masalah ini. Sehari sebelumnya, dia mengatakan sekitar 60 persen masyarakat Jepang akan divaksinasi penuh pada akhir September. Dia pun menyebut Jepang memiliki cukup stok vaksin untuk memberikan dosis booster jika nanti diperlukan.

Menteri Sekretaris Kabinet Jepang, Katsunobu Kato mengatakan, sampai sejauh ini belum ada kasus atau masalah kesehatan yang dilaporkan terkait dengan vaksin yang terkontaminasi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Hantavirus Makin Menyebar, Kini Terdeteksi di Amerika Serikat!

Megapolitan
5 jam lalu

Polda Metro Selidiki Viral Dugaan Prostitusi Anak di Jakarta Libatkan WN Jepang

Internasional
14 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal