Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!

Anton Suhartono
Serangan udara Israel ke Lebanon, Sabtu (6/6) malam, menewaskan 12 orang, termasuk beberapa petinggi militer dan prajurit (Foto: AP)

Kelompok Hizbullah juga menyebut serangan tersebut sebagai kejahatan keji. Mereka juga menuduh pemerintah Lebanon sengaja mengekspos negaranya dalam pertumpahan darah serta menyerah terhadap tuntutan musuh, yakni AS.

Ironisnya, serangan terbaru ini berlangsung hanya beberapa hari setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata bersyarat terbaru, menyusul perundingan yang dimediasi Amerika Serikat (AS). Presiden Donald Trump bahkan yang mengumumkan bahwa kedua pihak bersedia menghentikan serangan.

Sementara itu militer Israel menjelaskan serangan itu terjadi di "zona pertempuran aktif". Pergerakan di zona pertempuran membutuhkan koordinasi dengan Angkatan Darat Israel. Oleh karena itu, insiden tersebut masih dalam penyelidikan terkoordinasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal