Jenderal Korut Kritik AS Persenjatai Ukraina, Siap Kirim Pasukan Bantu Rusia?

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyapa para prajurit Korut dalam sebuah agenda kunjungan kerjanya pada Maret lalu. (Foto: KCNA)

AS dan Korsel semakin khawatir dengan semakin dalamnya kerja sama militer antara Rusia dan Korut. Washington DC dan Seoul menuduh Moskow dan Pyongyang melanggar hukum internasional dengan memperdagangkan senjata Korut ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina. Namun, Rusia dan Korut membantah adanya transfer senjata tersebut. 

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korut Kim Jong Un menandatangani perjanjian aliansi militer di Pyongyang pada Rabu lalu. Pakta tersebut mencakup janji kedua negara untuk memberikan bantuan militer jika salah satu negara diserang musuh. 

Para analis mengatakan perjanjian itu akan memberikan kerangka bagi perdagangan senjata antara kedua negara dan memfasilitasi koalisi anti-AS dan anti-Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal