Jemaah Ditikam di Masjid hingga Tewas, Pelaku Rekam Aksinya termasuk saat Korban Sekarat

Anton Suhartono
Ilustrasi seorang Muslim dibunuh secara brutal di masjid Prancis saat sedang salat (Foto: AP)

Jaksa setempat Abdelkrim Grini mengatakan, para penyelidik mendukung hipotesis bahwa pelaku beraksi dengan motif anti-Muslim, meski tak menggolongkannya sebagai aksi terorisme.

Pelaku merupakan pria kelahiran Prancis tahun 2004 yang tinggal di kota lokasi kejadian. Dia tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya.

Serangan brutal tersebut memicu kecaman dari dalam maupun luar negeri, salah satunya Al Azhar Kairo, Mesir.

Al Azhar Mesir mengutuk pembunuhan Cisse seraya memberikan peringatan mengenai meningkatnya kejahatan terorisme kulit putih di Eropa dan AS terhadap umat Islam.

"Al Azhar mengecam insiden teroris dilakukan oleh pelaku anti-Islam. Al Azhar memperingatkan tentang meningkatnya aktivitas kelompok supremasi kulit putih yang menggunakan slogan-slogan menipu seperti nasionalisme kulit putih untuk membenarkan kejahatan keji terhadap Muslim," bunyi pernyataan, dikutip dari Anadolu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

57 tahun lalu

PSG Juara Liga Champions, Suporter di Paris Malah Rusuh hingga Bakar Mobil

57 tahun lalu

Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Bisnis Rp61,25 Triliun usai Lawatan ke Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal