Tujuannya untuk mengoordinasikan kedatangan jemaah dengan lebih baik, memastikan keamanan, serta tentunya penyelenggaraan haji yang akan datang.
Basil Al Sisi, anggota asosiasi perusahaan pariwisata Mesir, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah memetik pelajaran dari pelaksanaan haji 2024. Saat itu banyak jemaah umrah yang sengaja tidak keluar Makkah dengan tujuan menunggu pelaksanaan haji.
"Pihak berwenang telah mengidentifikasi negara-negara yang berkontribusi terhadap krisis tahun lalu," katanya.
Pejabat Saudi juga sudah mengeluarkan panduan terbaru mengenai logistik perjalanan umrah. Penerbitan visa umrah akan dimulai setiap tahun pada 14 Dzulhijjah dan berakhir pada 1 Syawal.