Jejak Penggunaan Amunisi Uranium Terdeplesi dalam Perang, Israel Masuk Daftar?

Anton Suhartono
Dugaan penggunaan amunisi uranium terdeplesi (DU) oleh Israel terhadap Iran menambah daftar panjang penggunaan senjata kontroversial dalam perang (Foto: AP)

Laporan-laporan pascaperang di Irak menunjukkan peningkatan kasus kanker dan cacat lahir di wilayah-wilayah yang terpapar DU, meskipun keterkaitannya masih menjadi bahan perdebatan ilmiah.

Organisasi-organisasi seperti PBB, WHO, dan Amnesty International telah menyerukan pelarangan atau setidaknya transparansi penggunaan DU dalam peperangan. Namun hingga kini, belum ada larangan internasional yang mengikat terkait senjata ini.

Implikasi Politik dan Hukum

Jika terbukti Israel menggunakan DU, dampaknya bisa meluas ke ranah diplomatik dan hukum internasional. Iran kemungkinan besar akan menggunakan isu ini sebagai amunisi politik di forum-forum global seperti PBB dan IAEA, sambil menyoroti dampaknya terhadap penduduk sipil dan lingkungan sekitarnya.

Uranium terdeplesi merupakan senjata yang sangat efektif dalam konteks militer, tetapi juga menjadi simbol gelap dari peperangan modern yang mengabaikan risiko jangka panjang. 

Jejak penggunaannya dalam berbagai konflik telah meninggalkan trauma lingkungan dan kesehatan. Jika Israel benar-benar menggunakannya dalam konflik terbaru dengan Iran, maka sejarah penggunaan DU kembali mencatat babak baru, dengan dampak yang mungkin tak hanya terasa di medan perang, tapi juga jauh sesudahnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

3 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

4 jam lalu

Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah

5 jam lalu

Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal