Jaringan Teroris Malaysia Belajar Rakit Bom di Yogyakarta

Antara
Yudistiro Pranoto
Irfan Ma'ruf
Kepolisian Malaysia menangkap sejumlah orang, termasuk satu WNI yang diduga terlibat kasus terorisme. (Foto: ilustrasi/Antara).

JAKARTA, iNews.id, - Polisi Diraja Malaysia menangkap sejumlah orang yang diidentifikasi terkait dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam penyelidikan, para pelaku diketahui terkoneksi dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Indonesia dan pernah belajar merakit bom di Yogyakarta.

Kepala kepolisian Malaysia Abdul Hamid Bador mengatakan mereka merupakan bagian dari sel ISIS. Mereka berencana membunuh beberapa tokoh terkenal dan menyerang tempat-tempat ibadah Hindu, Kristen, dan Budha di Malaysia.

”Penangkapan ketiga pelaku merupakan operasi susulan setelah penangkapan empat terduga teroris di Islamic State di Terengganu dan Lembah Klang antara 5 hingga 7 Mei 2019,” kata Hamid Bador dalam keterangan tertulis yang diperoleh iNews.id, Jumat (17/5/2019).

Dia menjelaskan, dari tiga pelaku, dua di antaranya warga Malaysia dan seorang lainnya warga negara Indonesia (WNI).

Penangkapan pertama pada 14 Mei 2019 di Kuala Muda Kedah. Dua orang yang ditangkap yakni Muhammad Syazani Bin Mahzan dan Muhamad Nuurul Amin Bin Azizan.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Dikaitkan dengan Predator Seks Epstein, Anwar Ibrahim: Sama Sekali Tak Ada Hubungan

Internasional
4 hari lalu

Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis

Nasional
4 hari lalu

WNI Eks Sindikat Online Scam Minta Dipulangkan dari Kamboja Bertambah, Kini 2.887 Orang

Nasional
5 hari lalu

WNI di Norwegia Ditahan usai Terlibat Kecelakaan Maut yang Tewaskan 2 Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal