Jam Kiamat Berada 90 Detik Jelang Tengah Malam, Akankah Bergerak Lagi?

Anton Suhartono
Jarum Jam Kiamat berada di posisi paling dekat dengan tengah malam yaitu 90 detik (Foto: Reuters)

Sejak 1947, penyelarasan jarum jam telah ditentukan pada setiap awal tahun oleh para pakar buletin. Awalnya, jam tersebut menggambarkan ancaman perang nuklir antara adidaya Perang Dingin, AS dan Uni Soviet.  Meski demikian jam tersebut juga bergerak karena ancaman global yang tak kalah mengerikan daripada nuklir, yakni perubahan iklim. Faktor ini pertama kali memengaruhi pergerakan jarum pada 2007. 

Di berbagai posisi selama bertahun-tahun, jam tersebut telah disesuaikan untuk merespons peristiwa-peristiwa dunia. Pada 1947, posisi aslinya adalah 7 menit menjelang tengah malam. Kemudian semakin mendekat menjadi hanya 2 menit pada 1953 saat AS dan Uni Soviet menguji coba bom hidrogen.

Kini, pada 2023, posisinya hanya 90 detik menjelang tengah malam. Akankah jarum bergerak lagi, seiring konflik global yang terus memanas?

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
2 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal