Jaksa Agung AS William Barr Mundur, Sempat Bikin Marah Donald Trump soal Pilpres AS

Anton Suhartono
William Barr (Foto: Reuters)

Dia me-retweet cuitan pembawa acara radio Todd Starnes yang mengatakan Barr harus dipecat.

"Kecewa besar," ujar Trump, dalam tweetnya.

Barr sebelumnya juga membuat Trump marah karena mengatakan hasil penyelidikan Departemen Kehakiman tidak menemukan tanda-tanda kecurangan masif dalam pilpres AS. Tim hukum Trump menuduh Barr gagal menyelidiki kasus dugaan kecurangan tersebut.

Diketahui, surat pengunduran diri disampaikan Barr tak lama setelah dia memberi tahu Trump mengenai hasil evaluasi Departemen Kehakiman soal tuduhan kecurangan pilpres. 

Dalam surat pengunduran diri tersebut, Barr juga mengungkap jasanya dalam membantu pemerintahan Trump seperti meningkatkan perekonomian, memperkuat militer, serta mencegah masuknya imiran ilegal.

"Saya bangga memainkan peran dalam banyak keberhasilan dan pencapaian luar biasa yang telah Anda berikan untuk rakyat Amerika," ucap Barr, kepada Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal