Izin Ekspor Minyak Dicabut AS, Iran Siapkan Pembalasan

Anton Suhartono
Iran akan mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan dan keamanan nasional (Foto: AP)

Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan operasi tersebut bertujuan menimbulkan kerugian besar terhadap kemampuan militer Iran.

"Agresi yang ditunjukkan Iran tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata," demikian pernyataan Centcom, dikutip Rabu (8/7/2026).

Seorang pejabat AS yang dikutip Reuters mengatakan, sasaran operasi meliputi sistem pertahanan udara Iran, sistem pengawasan pantai, gudang rudal permukaan ke udara, rudal jelajah antikapal, hingga lokasi peluncuran drone.

Media Iran melaporkan ledakan terdengar di Kota Sirik di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas. Serangan disebut menghantam dermaga komersial di Sirik serta dermaga perikanan di Sirik dan Bandar Abbas.

Serangan berlangsung ketika Iran tengah menggelar prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei yang memasuki tahap akhir sebelum penguburan pada Kamis (9/7/2026).

Ketegangan pasca-penandatanganan MoU Islamabad terus dipicu oleh situasi di Selat Hormuz. Iran sebelumnya menyerang kapal-kapal komersial yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut dengan alasan kapal-kapal itu tidak mengantongi izin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

57 tahun lalu

Ini Pemicu Konflik AS-Iran Terbaru, Perang Skala Penuh di Depan Mata

57 tahun lalu

AS Serang Iran Lagi, Bandara Jadi Target

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal