Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

Anton Suhartono
Istana Kepresidenan Slovenia mengibarkan bendera Palestina, bentuk dukungan dan pengakuan kemerdekaannya (Foto: X)

LJUBLJANA, iNews.id - Istana Kepresidenan Slovenia mengibarkan bendera Palestina, bentuk dukungan dan pengakuan kemerdekaannya. Bendera dikibarkan sejak Jumat (5/6/2026), sehari setelah pemerintah baru negara itu menurunkannya dari fasad gedung pemerintah menyusul pergantian kekuasaan.

Presiden Slovenia Natasa Pirc Musar mengumumkan langkah tersebut di media sosial X. Bendera Palestina akan tetap berada di fasad Istana Kepresidenan selama sepekan sebelum dipindahkan ke dalam gedung.

"Genosida terhadap warga Palestina belum dihentikan, dan orang-orang di Gaza dan Tepi Barat tidak hidup dalam damai dan bermartabat," kata Musar, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (7/6/2026).

Musar menegaskan pengibaran bendera Palestina tersebut bermakna penentangan Slovenia terhadap pelanggaran berat hukum humaniter internasional dan hak asasi manusia (HAM), bukan hanya di Palestina tapi juga di tempat lain di dunia.

"Ini adalah seruan sederhana untuk menghormati prinsip peradaban mendasar: martabat manusia, untuk semua," tulisnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza

3 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

5 jam lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

7 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal