Israel Terus Bombardir Gaza, Korban Tewas Tembus 44.382 Orang

Aditya Pratama
Militer Israel terus menyerang wilayah Gaza. Serangan tersebut setidaknya telah menewaskan sebanyak 44.382 orang. (Foto: AP)

Militer Israel mengatakan telah membunuh seorang warga Palestina yang dituduh terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel dalam sebuah serangan kendaraan. Saat ini tengah dilakukan penyelidikan untuk memastikan apakah orang tersebut merupakan karyawan kelompok bantuan World Central Kitchen.

Sebelumnya pada Sabtu, WAFA melaporkan bahwa tiga karyawan World Central Kitchen, sebuah lembaga kemanusiaan nonpemerintah yang berbasis di AS, tewas ketika sebuah kendaraan sipil menjadi sasaran di Khan Younis, Gaza selatan.

Sementara itu, gencatan senjata dalam konflik paralel antara Israel dan Hizbullah mulai berlaku sebelum fajar pada hari Rabu sekaligus menghentikan permusuhan yang telah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir. 

Kesepakatan yang diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden itu membayangi konflik Gaza dan menandai momen ketenangan yang langka di wilayah tersebut.

Sejak saat itu Biden turut mendesak Israel dan Hamas untuk memanfaatkan kesempatan gencatan senjata di Gaza dan menegaskan kembali komitmennya untuk mengejar resolusi diplomatik.

Adapun konflik antara Hamas dan Israel dipicu dengan serangan pada 13 bulan lalu ketika militan yang dipimpin Hamas menyerang komunitas Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut pejabat Israel.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

57 tahun lalu

Trump Blak-blakan kepada Netanyahu: Semua Orang Benci Anda Sekarang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal