Israel Terpecah soal Perang Gaza, Para Jenderal Vs Politisi Sayap Kanan Yahudi

Anton Suhartono
Menhan Israel Yoav Gallant menuntut strategi perang dan pasca-perang yang jelas dari PM Netanyahu (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel terpecah terkait perang di Jalur Gaza, Palestina. Menteri Pertahanan (Menhan) Yoav Gallant menuntut strategi perang dan pasca-perang yang jelas kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Israel mengerahkan kembali pasukannya ke kamp Jabalia, Gaza Utara, sejak sepekan terakhir. Kembalinya pasukan ke Jabalia memecah konsentrasi pasukan Zionis yang sedang fokus melakukan operasi darat di Rafah, Gaza Selatan.

Israel sebelumnya mengklaim telah menguasai wilayah itu sejak beberapa bulan lalu, namun ternyata para pejuang Gaza masih memberikan perlawanan sengit.

Serangan ke kamp Jabalia seperti jebakan dari para pejuang Gaza, menyebabkan banyak tentara Israel yang menjadi korban. Berbeda dengan serangan darat pertama beberapa bulan lalu, kini pasukan Israel masuk lebih ke dalam ke blok-blok gedung tempat tinggal. Personel dan tank-tank Israel hanya menjadi sasaran empuk tembakan para pejuang.

Selain itu Menhan Gallant juga tak setuju dengan usulan Netanyahu yang akan membentuk pemerintahan militer di Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal