Israel Terpecah, PM Netanyahu Salahkan Boikot Tentara Cadangan Israel di Balik Serangan Hamas

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu menyalahkan aksi boikot tentara cadangan Israel di balik serangan Hamas (Foto: Reuters)

“Menghindari tanggung jawab dan melempar lumpur pada saat perang merupakan pukulan bagi negara,” kata Gantz, seraya menegaskan semua tentara cadangan sudah melapor untuk bertugas, seperti dikutip dari Reuters, Senin (6/11/2023).

Setelah itu kantor perdana menteri mengeluarkan pernyataan yang membantah komentar Gantz. Disebutkan Netanyahu tak mengeluarkan pernyataan itu.

"Bertentangan dengan apa yang dipublikasikan, perdana menteri sama sekali tidak mengatakan bahwa penolakan (tentara cadangan) yang menyebabkan Hamas menyerang Israel," bunyi pernyataan.

Netanyahu memicu kemarahan publik karena enggan bertanggung jawab atas kegagalan intelijen dalam mendeteksi serangan Hamas. Padahal para pejabat tinggi, seperti pimpinan militer, dinas intelijen dalam negeri Shin Bet, hingga menteri keuangan, mengakui kesalahan mereka.

Netanyahu bahkan menyalahkan kepala intelijen dengan mengatakan mereka tidak pernah memperingatkannya Hamas sedang merencanakan serangan skala besar. Namun setelah itu dia meminta maaf setelah Gantz dan pejabat lainnya mendesak dia menarik pernyataannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Iran Sudah Curiga Uni Emirat Arab Dukung Serangan AS-Israel sejak Awal

Internasional
16 jam lalu

Israel-Lebanon Sepakat Perpanjang Gencatan Senjata 45 Hari

Internasional
16 jam lalu

Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Israel Diam-Diam Gerogoti Wilayah Gaza

Internasional
21 jam lalu

Netanyahu: Israel Kuasai 60% Wilayah Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal