Israel Tak Sudi Ada Negara Palestina, Desak AS Ubah Draf Resolusi Dewan Keamanan PBB

Anton Suhartono
Israel mendesak Donald Trump mengubah draf menjelang voting di Dewan Keamanan PBB untuk menyetujui resolusi perdamaian Gaza (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Menjelang pemungutan suara penting di Dewan Keamanan PBB untuk menyetujui resolusi perdamaian Gaza yang diusulkan Amerika Serikat (AS), Israel dilaporkan mendesak Presiden Donald Trump untuk mengubah sejumlah frasa kunci dalam draf tersebut. Perubahan itu berkaitan dengan prospek pembentukan negara Palestina.

Voting atas draf resolusi itu dijadwalkan berlangsung Senin (17/11/2025) waktu New York. Namun tekanan diplomatik terus terjadi hingga menit-menit akhir, dengan Israel berupaya memastikan naskah yang disahkan tidak membuka jalan menuju berdirinya negara Palestina.

Minta Frasa “Penentuan Nasib Sendiri” Diperhalus

Stasiun televisi Israel KAN, mengutip pejabat senior pemerintahan, melaporkan Israel meminta AS memperhalus kalimat yang menyebutkan “penentuan nasib sendiri dan pembentukan negara Palestina”. Permintaan itu diajukan agar draf tidak secara langsung menyiratkan komitmen internasional terhadap kenegaraan Palestina.

“Israel melakukan upaya terakhir untuk mengubah susunan kalimat dalam proposal yang akan disetujui di Dewan Keamanan, mengenai pasukan multinasional yang akan dikerahkan di Jalur Gaza,” demikian laporan KAN.

Menurut KAN, para ajudan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan pejabat senior Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel telah berdiskusi intens dengan tim Presiden AS Donald Trump serta para pemimpin Arab untuk membahas revisi draf tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Iran Sebut Semua Tuntutannya Dipenuhi AS dalam Perjanjian Damai: Musuh Kalah Perang!

57 tahun lalu

Kapten Timnas Iran Curhat soal Piala Dunia di Tengah Perang dengan AS, Jadi Penuh Ketegangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal