NASAMS merupakan sistem pertahanan udara terintegrasi menggunakan rudal sebagai sarana penghancur sasaran udara, didukung radar dan pos komando sebagai sarana deteksi dan eksekusi target.
"Kemampuan NASAMS mengeliminasi sasaran di udara meliputi rudal jelajah, rudal udara-darat, jet tempur, pesawat pengebom, pesawat tanpa awak, dan helikopter," bunyi pernyataan.
NASAMS didesain untuk memberikan perlindungan terhadap aset–aset penting dan obyek vital strategis dari serangan udara.
Sistem ini juga mampu mendeteksi, mengidentifikasi, dan melacak target serta jammer yang bisa mengganggu operasional.
Berdasarkan laporan Asia Pacific Defence Journal, baterai yang terdiri dari satu perangkat NASAMS di antaranya digunakan untuk mempertahankan fasilitas pemerintah, termasuk Istana Negara dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Sistem ini menggunakan rudal pertahanan udara jarak menengah Raytheon AIM-120 AMRAAM, serupa dengan yang digunakan jet tempur F-16C/D Fighting Falcon milik TNI-AU.