Sistem tersebut memungkinkan militer mendapatkan data intelijen yang diperlukan secara real time yang belum pernah ada sebelumnya, dalam cuaca maupun visibilitas apa pun, saat diterjunkan untuk operasi rutin maupun konflik.
Panglima AU Amikam Norkin mengatakan, Oron akan membuat jajarannya unggul secara operasional dan intelijen dalam menghadapi ancaman dan tantangan keamanan.
Sementara itu Kepala Unit penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan Israel, Yaniv Rotem, mengatakan radar dan sistem lain di pesawat bisa mengirim data secara real time ke unit-unit intelijen. Teknologi kecerdasan buatan akan memungkinkan pemrosesan data otomatis dan efisien.
"Ini akan menghasilkan data intelijen real time yang dapat ditindaklanjuti yang memperkuat efektivitas kegiatan operasional Pasukan Pertahanan Israel (IDF)," tuturnya.