Israel Minta 1,1 Juta Warga Gaza Ngungsi, Presiden Palestina Ingatkan Peristiwa Nakba

Anton Suhartono
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolak pemindahan paksa warga Gaza oleh Israel karena akan memicu tragedi Nakba kedua (Foto: Reuters)

RAMALLAH, iNews.id - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menolak pemindahan paksa warga Gaza oleh Israel. Hal itu disampaikan Abbas dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di Amman, Yordania, Jumat (13/10/2023).

Militer Israel pada Kamis malam memperingatkan warga yang tinggal di Gaza utara untuk pindah ke selatan. Pasukan Zionis memberi waktu 24 jam bagi warga Gaza untuk mengungsi. 

Abbas mengatakan kepada Blinken, pemindahan paksa itu bisa menjadi tragedi Nakba kedua. Nakba merupakan pengungsian massal warga Palestina dalam perang 1948 yang berujung dengan pembentukan negara Israel.

Abbas juga menegaskan kepada Blinken, koridor kemanusiaan di Gaza harus segera dibuka untuk mencegah bencana yang lebih besar.

Wilayah Gaza bagian utara dihuni sekitar 1,1 juta jiwa. Para pejabat badan PBB yang mengurusi pengungsi Palestina mengatakan, tak mungkin memindahkan orang sebanyak itu dalam waktu 24 jam.

Sementara itu Hamas, kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza, meminta warga untuk tidak terprovoksi dengan Israel. Hamas meminta warga untuk tak meninggalkan rumah mereka karena kekhawatiran wilayah Gaza utara yang kosong akan diduduki Israel sebagaimana peristiwa Nakba.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Tegas! Iran Sebut AS Bodoh jika Ikuti Keinginan Netanyahu Lanjutkan Perang

Internasional
4 jam lalu

Heboh, Presiden Korsel Posting Video Pasukan Israel Lempar Bocah Palestina dari Atap Bangunan

Internasional
7 jam lalu

Keras! Menhan Pakistan Sebut Israel Terkutuk, Singgung Gaza dan Lebanon

Internasional
7 jam lalu

AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal