Israel-Hamas Damai, PM Spanyol Sebut Netanyahu Tetap Harus Dihukum atas Genosida

Anton Suhartono
Pedro Sanchez menegaskan perdamaian di Gaza bukan berarti para pejabat Israel lolos dari hukuman atas praktik genosida (Foto: AP)

“Kita memiliki banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Masih banyak pertanyaan yang belum terjawab," katanya.

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) tahun lalu mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang.

Sanchez melanjutkan Spanyol dan Eropa akan memainkan peran kunci dalam upaya perdamaian, tidak hanya dalam rekonstruksi Gaza tapi juga mewujudkan solusi dua negara dan perdamaian yang berlandaskan hukum internasional.

Selain itu, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan Spanyol mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Gaza.

Tidak sampai di situ, Spanyol terus melanjutkan embargo senjata terhadap Israel sampai gencatan senjata benar-benar terwujud secara menyeluruh hingga menuju perdamaian yang langgeng.

“Penting bagi kekerasan untuk berakhir. Dan kini kita memiliki kesempatan untuk melakukan dialog terbuka antara Israel dan Palestina serta pengakuan dua negara," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal