Israel Bombardir Stasiun TV Iran saat Siaran Langsung, Korban Tewas Jadi 3 Orang

Anton Suhartono
Korban tewas serangan Israel ke stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, di Teheran, bertambah menjadi 3 orang (Foto: IRIB via AP)

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeil Baghaei menuduh Israel melakukan kejahatan perang serta pembunuh jurnalis dan insan media nomor 1 di dunia.

Sementara itu kantor berita IRNA menyebutkan dua korban tewas sebagai Nima Rajabpour dan Masoumeh Azimi. Rajabpour merupakan editor berita dan Azimi karyawan sekretariat penyiar IRIB.

Serangan Israel terhadap kantor media itu tampaknya direncanakan. Sebelumnya Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, memberikan peringatan dengan menyinggung corong propaganda.

"Corong propaganda dan penghasut Iran akan segera lenyap," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal